Sungai, saat ini, mulai kehilangan wibawanya sebagai "Ibu" - sumber kehidupan, yang melahirkan peradaban-peradaban hebat di muka bumi ini, seperti Sungai Nil melahirkan peradaban besar di Mesir, Sungai Kuning di Cina, Sungai Brantas dengan Kerajaan Majapahit, Sungai Musi, Mahakam dan masih banyak lagi.

Sebagian besar dari masyarakat pada umumnya mengetahui kondisi sungai saat ini yang kotor, tercemar dan dipenuhi sampah. Bahkan di banyak bagiannya terjadi penyempitan dan pendangkalan yang menyebabkan banjir dan bencana ekosistem.

Pertanyaannya adalah, apakah kita melakukan sesuatu untuk mengubah kondisi tersebut menjadi lebih baik?

Oleh sebab itu, sebuah gerakan revitalisasi sungai bernama Jazz Pinggir Kali (Jazz GirLi) muncul. Fokus gerakan ini adalah pada anak muda usia 18 - 25 tahun. Mereka adalah generasi penerus dan harapan bangsa. Dengan melibatkan mereka dalam aktivitas ini, diharapkan akan tumbuh kecintaan kepada lingkungan dan perhatian terhadap sungai. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang hebat untuk mengembalikan sungai pada bentuk dan fungsinya.

Salah satu bentuk dari gerakan menumbuhkan kecintaan kepada sungai ini adalah Festival JazzGirLi yang dikemas sebagai sebuah festival musik dengan konsep perkemahan 3 hari 2 malam.

Kegiatannya berupa sarasehan tentang sungai, workshop menangani sampah sungai, penanaman pohon di tepian sungai dan diakhiri dengan konser musik jazz dengan paduan alat musik modern dan alat musik recycle dari bahan sampah sungai.

Gagasan-gagasan yang muncul kemudian akan dikumpulkan dan dikelompokkan untuk disiapkan program tindak-lanjutnya.

Melalui gerakan ini, kami berharap dapat menanamkan mindset, mental dan aksi terhadap keberlanjutan alam, khususnya sungai, sehingga menciptakan harmoni yang lestari antara alam dan manusia.

Presented by

Jl. Margosari PR. 4, Salatiga 50711 Indonesia
T. +62 298 326 217, +62811 850 5454
E. simbok @ jazzgirli.com

Situs web ini dibuat dan dikelola oleh